PUSDIKLAT PB BNPB SUKSES MENYELENGGARAKAN PELATIHAN DI PROVINSI MALUKU UTARA

 “Upaya pengurangan resiko bencana memerlukan kerjasama yang menyeluruh dari  semua  pihak, baik pemerintah/aparatur, masyarakat maupun dunia usaha, namun peran aparatur sangat diperlukan dalam rangka mendorong peran serta masyarakat untuk melakukan upaya-upaya pengurangan risiko,“ demikian sambutan Kepala BNPB DR. Syamsul Maarif, M.Si yang disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Arief Armain, M.Si pada saat pembukaan Pelatihan Manajemen Dasar Penanggulangan Bencana di Provinsi Maluku Utara di Hotel Bela International, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara yang diselenggarakan oleh Pusdiklat PB BNPB mulai tanggal 10 hingga 14 April 2012.

Pelatihan yang diikuti oleh 50 orang pegawai BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara ini merupakan kegiatan pelatihan ke 6 yang telah dilaksanakan oleh Pusdiklat PB BNPB selama tahun 2012, sebelumnya beberapa pelatihan penanggulangan bencana telah terselenggara seperti pelatihan teknis lapangan di Provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara dan pelatihan Training of Trainers di Kota Cilegon, Provinsi Banten. Pelatihan-pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kebencanaan baik di tingkat pusat maupun daerah untuk ikut berperan dalam kegiatan penanggulangan bencana baik pada pra bencana, tanggap darurat bencana maupun pasca bencana dengan menitikberatkan upaya pengurangan risiko bencana.

Penanggungjawab pelatihan, Kepala Bidang Kurikulum dan Penyelenggaraan Pusdiklat PB BNPB, Drs. Hermana pada saat menyampaikan laporan pelatihan dasar manajemen penanggulangan bencana memaparkan bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini BNPB tidak akan mampu berperan aktif dalam penanggulangan bencana tanpa dukungan dan kinerja dari BPBD baik provinsi maupun kabupaten/kota, karena sebagaimana arahan Presiden RI bahwa pemerintah daerah merupakan garda depan dalam penanggulangan bencana di tanah air. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban pemerintah pusat untuk membekali daerah dengan ilmu pengetahuan secara intensif, terstruktur dan terencana, yang mana salah satunya adalah melalui pelatihan-pelatihan kebencanaan, baik pelatihan teknis maupun manajerial sebagaimana pada pelatihan manajemen dasar penanggulangan bencana yang diselenggarakan di Provinsi Maluku Utara ini.

Para pemateri dalam kegiatan ini berasal dari BNPB, BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Kota Ternate, Badan Diklat Provinsi Maluku Utara, Akademisi Universitas Khairan Ternate, LPMP Maluku Utara, LSM Mitra Lingkungan Maluku Utara, LIPI dan STKS Bandung. Berbagai materi dibahas dalam pelatihan ini, baik yang bersifat dasar seperti karakteristik bencana, materi pokok penanggulangan bencana seperti Kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana hingga materi penunjang seperti kearifan lokal. Untuk itu diharapkan pasca pelatihan ini peserta mendapatkan bekal dengan semakin meningkatnya pengetahuan, pemahaman khusus pada manajemen penanggulangan bencana baik pada Pra Bencana, masa tanggap darurat bencana, maupun pada masa pasca bencana sehingga pengurangan resiko bencana akan tercapai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s