PUSDIKLAT PB BNPB LATIH TIM KAJI CEPAT BNPB DAN BPBD

Pusdiklat Penanggulangan Bencana (PB) BNPB menyelenggarakan kegiatan pelatihan Koordinasi dan Kaji Cepat Bencana (8-12/10/2012), pelatihan dilaksanakan di Hotel Lorin Sentul Bogor dan praktek (SIMEX) di lokasi Indonesia Disaster Relief Training Ground (INA DRTG / rencana Pusdiklat BNPB). Pelatihan Koordinasi dan Kaji Cepat Bencana ini dibuka oleh kepala bidang kurikulum dan penyelenggaraan Pusdiklat PB –BNPB dan dihadiri 40 peserta dari BPBD kabupaten kota, SRC Timur dan Barat serta dari BNPB. Pelatihan ini juga didukung oleh organisasi Internasional diantaranya UN OCHA, UNHCR, Andre Therik, Terum Emergency Capacity Building (ECB), Tersu ECB, AIFDR, dan HK LOGISTIC.

Pelatihan Koordinasi dan Kaji Cepat Bencana ini bertujuan untuk memberikan pondasi dasar pengetahuan kebencanaan bagi SDM BPBD di daerah, khususnya BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota dan Satuan Reaksi Cepat Wilayah Barat dan Timur, sehingga mendorong terciptanya sumberdaya manusia di bidang manajerial penanggulangan bencana yang handal, cakap dan professional terkait dengan koordinasi dan kaji cepat bencana bagi 40 orang SDM pegawai BPBD Provinsi dan Kabupaten/kota serta SRC wilayah barat dan timur.

Pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga tahap pembelajaran, diawali dengan academic session, peserta dibekali dengan materi yang lebih menekankan pada penguasaan pemahaman terhadap kebijakan yang dipadukan dengan pengalaman peserta selama menangani kedaruratan, kegiatan ini dilaksanakan di dalam kelas. Selanjutnya peserta dilatih dengan drill yang mengharuskan peserta memiliki keterampilan dalam penggunaan alat dan pengisian format informasi yang dibutuhkan ketika terjadi darurat bencana. Tahap ketiga adalah SIMEX, peserta di skenariokan sebagai tim kaji cepat bencana pada masa tanggap darurat bencana, mulai dari tahap perencanaan penanggulangan bencana yang terjadi dalam keadaan tidak menentu dimana tindakan teknis dan manajerial sebagai sistem tanggapan dan pengerahan potensi untuk mencegah atau menanggulangi bencana secara lebih baik dalam situasi darurat atau kritis, sehingga dapat meminimalisir dampak dari suatu bencana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s