UPAYA MEWUJUDKAN KOMANDO PENANGGULANGAN BENCANA YANG HANDAL DAN EFEKTIF MELALUI PELATIHAN INCIDENT COMMAND SYSTEM – GENERAL STAFF AND INCIDENT COMMANDER

Saat bencana terjadi, komando penanggulangan bencana harus segera dibentuk didukung oleh komandan dan staf yang handal. Untuk mewujudkannya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB BNPB) menyelenggarakan Incident Command System – General Staff And Incident Commander di Ballroom Hotel Aryaduta Jakarta, Jl. Prapatan 44-48 Jakarta pada tanggal 28 April hingga 3 Mei 2013. Kegiatan diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari beberapa kementerian/lembaga yang bergerak di bidang penanggulangan bencana, diantaranya BNPB, BPBD, Basarnas, PMI, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, NGO, dll.  Materi pelatihan disampaikan oleh 3 orang narasumber dari USFS/USAID yaitu Mr. Ronald, Mr. Scott Vail dan Mr. Pete Duncan.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Pusdiklat PB BNPB, Ir. B. Wisnu Widjaja, M.Sc yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa incident commander yang handal harus didukung pula oleh staf yang handal dan mampu bekerja dengan baik dalam bidang operasi hingga pengelolaan logistik. Untuk itu melalui pelatihan ini diharapkan pengetahuan dari USFS mengenai sistem komando penanggulangan bencana maupun penentuan komandan dan staf yang melaksanakannya akan dapat  diadopsi oleh pemangku kepentingan di Indonesia.

Materi yang diajarkan dalam pelatihan Incident Command System – General Staff And Incident Commander ini dibagi menjadi 4 sesi yaitu :

  1. Sesi Incident Commander (IC) antara lain adalah Mengelola Organisasi;  Tanggung Jawab IC dalam Administrasi dan Kesiap-siagaan IMT; Kit, Bantuan, dan Bimbingan; Komando, Koordinasi, dukungan, dan Pengawasan Lembaga; Struktur Komando dan Koordinasi Multi-Agen; Tanggung Jawab Pejabat dan Koordinasi IC dan Pengalihan Komando
  2. Sesi Finance And Admin Section Chief (FSC) antara lain adalah Pengumpulan dan Distribusi Informasi, Seksi Pengelolaan, Interaksi dan Koordinasi dan Demobilisasi dan Penutupan
  3. Sesi Logistics Section Chief (LSC) antara lain adalah Gambaran singkat Seksi Logistik,  Gambaran singkat Fasilitas,  Gambaran singkat Dukungan Darat, Gambaran singkat Persediaan, Gambaran singkat Makanan, Gambaran Singkat Medis, Gambaran Singkat Komunikasi, Prioritas, Aktivasi, Koordinasi dan Demobilisasi
  4. Sesi Operations Section Chief (OSC) antara lain adalah Peranan dan Tanggung Jawab, Siklus Manajemen, Pengumpulan Informasi,  Strategi dan Perencanaan dan Perencanaan Cadangan

Setelah penyelesaian kursus ini, para peserta akan mampu mendemonstrasikan, pemahaman mereka mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Incident Commander yang efektif melalui diskusi dan latihan – latihan, dan bagaimana Komando dan Staff Umum berhubungan dengan Incident Commander.

Ditulis oleh Apriyuanda G. Bayu Pradana & H. Adi Hernanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s