PENYUSUNAN KURIKULUM PELATIHAN DESA TANGGUH BENCANA

Pada awal tahun 2012, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Dr. Syamsul Maarif, M. SI mengeluarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh. Peraturan tersebut dikeluarkan supaya Pemda masing – masing provinsi yang ada di Indonesia mempunya pedoman dan acuan dasar apabila ingin membentuk sebuah dasar yang tangguh dalam menghadapi bencana. Dalam peraturan tersebut, Desa Tangguh didefinisikan sebagai Desa/Kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak – dampak bencana yang merugikan hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Kurikulum dan Penyelenggaraan Drs. Hermana, disaat membuka acara penyusunan draft kurikulum pelatihan desa tangguh bencana yang diselenggrakan di Hotel Lorin Sentul Sirkut, Exit Tol Km 23, Citeureup Bogor, Indonesia , 19 s.d 21 Agustus 2013.  Dan dihadiri  para undangan dan fasilitator penyusunan kurikulum  berasal dari UPN Veteran Yogyakarta (EkoTeguh) dan Zulfikri Anas  ( PUSKUR DIKBUD).

ros_01_01x

Lebih lanjut Zulfikri Anas (PUSKUR DIKBUD) menyampaikan dalam menyusun kurikulum harus didasarkan pada kaedah kurikulum yang baik, kurikulum sebagai sebuah rancangan pendidikan mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam seluruh aspek kegiatan. Mengingat pentingnya peranan kurikulum di dalam pendidikan dan dalam perkembangan kehidupan manusia, maka dalam penyusunan kurikulum tidak bisa dilakukan tanpa menggunakan landasan yang kokoh dan kuat.

ros_01_02x

Landasan pegembangan kurikulum tidak hanya dipergunakan bagi para penyusun kurikulum atau kurikulum tertulis yang sering disebut juga sebagai kurikulum ideal, akan tetapi terutama harus dipahami dan dijadikan dasar pertimbangan oleh para pelaksanaan kurikulum  yaitu para fasilitator/narasumber serta pihak – pihak yang terkait dengan melakukan pembinaan terhadap implementasi kurikulum di setiap pendidikan. Penyusunan dan pengembangan kurikulum tidak bisa dilakukan secara sembarangan, dibutuhkan berbagai landasan yang kuat agar mampu dijadikan dasar pijakan dalam melakukan proses penyelenggaraan diklat, sehingga dapat memfasilitasi tercapainya sasaran pendidikan dan pembelajaran secara lebih efektif dan efesiensi.

Tanpa adanya kurikulum maka diklat akan morat – marit tidak tahu kemana arah tujuan yang akan dicapai. Akan tetapi dengan adanya kurikulum akan mempermudah untuk melaksanakan dan mengimplementasikan kurikulum dalam kegiatan kediklatan.

Untuk membentuk sebuah desa tangguh dimana masyakarat dalam menghadapi bencana bukanlah pekerjaan yang muda. Perlu dilakukan beberapa fasilitasi untuk memberikan pemahaman dasar tentang bencana.

Kurikulum baik pada tahap kurikulum sebagai ide, rencana, pengalaman maupun kuriukulum sebagai hasil dalam pengembangannya harus mengacu atau menggunakan landasan yang kuat dan kokoh, agar kurikulum tersebut dapat berfungsi serta berperan sesuai dengan tuntutan diklat yang dihasilkan seperti tercantum dalam rumusan tujuan diklat penanggulangan bencana.

Sesi selanjutnya yang disampaikan oleh Kang ET, adanya kesepakatan dalam membangun rumusan desa tangguh yang efektif dan efesien dalam membangun penanggulangan bencana yang baik dan membuahkan manfaat bagi fasilitator.  Hal ini yang disampaikan kepada Tim Penyusun Kurikulum Penyusunan Desa Tangguh pada materi penyusunan kurikulum desa tangguh.(Ros)

ros_01_03xdraft penyusunan kurikulum  desa tangguh

ros_01_04x
Peta Kompetensi Penyusunan Kurikulum Desa Tanggu
ros_01_05x

Revisi hasil Peta kompetensi penyusunan pelatihan desa tangguh

ros_01_06x

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s